Thursday, March 6, 2008

proses terjadinya tsunami

Tsunami adalah gelombang pasang air laut yang sangat dahsyat disebabkan adanya gempa bumi tektonik dahsyat yang terjadi di dasar laut, atau hiposentrumnya di bawah dasar laut, dan ini merupakan akibat adanya pergeseran lempeng Litosfer.

Lempeng Indo-Australia menunjam Euro-Asia.Garis tepi lempeng Euro-Asia membentang dari Laut Banda melewati Selatan Jawa, Sumatera, sampai ke Burma. Lempeng Euro-Asia di utara dan timur dan lempeng Indo-Australian berposisi di selatan dan barat.

Desakan Indo-Australia pada Euro-Asia, menunjam dengan posisi miring, penunjaman inilah yang sangat berbahaya. Euro-Asia tidak kuat lagi menahan tegangan kemudian mengalami sesaran dan patahan, dan terjadilah pelepasan energi yang membangkitkan gempa yang cukup dahsyat, mengakibatkan terkangkangnya tegangan-tegangan dan renggangan, melampui batas kekuatan bumi akan mengalami patahan.

Sesar Euro-Asia menyebabkan dasar laut mengalami patahan, dan turun secara mendadak, kemudian terjadi kekosongan dalam waktu yang sangat cepat, air laut sekitar tersedot sangat kuat dan memusat pada pusat sesaran, air terkumpul terlalu banyak pada satu tempat, menimbulkan gaya tolak dan air menghempas ke segala arah dengan cepat, dorongan inilah yang menyebabkan terjadinya Tsunami.

No comments: